RSS

12 Okt

processor intel core 2 duo

 

intel merupakan perusahaan yang berkecimpung dalam bidang processor dan microprocessor. Teknologi yang diciptakan tidak perlu diragukan. Setelah sukses dengan processor dual-core-nya yang bertajuk Intel Core Duo, Intel kembali menghadirkan processor generasi selanjutnya, yaitu Intel Core 2 Duo dan Intel Core 2 Extreme. Luar biasa memang terobosan yang dibuat oleh Intel. Setelah tak lama sebelumnya meluncurkan processor dual-core-nya, hanya dalam hitungan bulan Intel kembali meluncurkan processor terbaru dengan sebutan Intel Core 2.

Core 2 sendiri adalah generasi ke-8 dari jajaran processor dari Intel yang sudah memakai microprocessor dengan arsitektur x86. Arsitektur tersebut oleh Intel dinamakan dengan Intel Core Microarchitecture, di mana arsitektur tersebut menggantikan arsitektur lama dari Intel yang disebut dengan NetBurst sejak tahun 2000 yang lalu. Penggunaan Core 2 ini juga menandai era processor Intel yang baru, di mana brand Intel Pentium yang sudah digunakan sejak tahun 1993 diganti menjadi Intel Core. Arsitektur x86 atau lebih lengkapnya 80×86 merupakan nama generik dari arsitekture mikroprosesor pertama yang dikembangkan dan diproduksi oleh Intel. Arsitektur ini mendominasi pasar kmputer meja dan portabel serta server kecil sejak IBM PC memakai sistem operasi Microsoft Windows dan varian Unix. Disebut begitu karena prosesor pertama dari keluarga ini diidentifikasi dengan angka yang berurutan: 8086, 80186, 80286, 80386, dan 80486.

Microarchitecture generasi ke-5 dari Pentium kali pertama dipasarkan pada tahun 1993. Generasi tersebut adalah kelanjutan dari processor 80486 yang sebelumnya sukses merebut pasar processor diseluruh dunia. Teknologi arsitektur dari processor generasi kelima ini lebih dikenal dengan x86, di mana dalam perjalanannya arsitektur x86 tersebut diimplementasikan pada microarchitecture mulai dari P5 (Pentium), P6 (Pentium Pro, Pentium II & III), Intel NetBurst (Pentium 4, Pentium D dan Xeon), Banias (Pentium M, Core Duo), serta yang terbaru adalah Intel Core (Conroe, Woodcrest dan Merom). Dalam perkembangannya, arsitektur x86 mengalami perubahan teknologi yang cukup signifikan. Dari yang tadinya hanya mampu berjalan pada clock sebesar 60 MHz (P5) sampai sekarang yang mampu berjalan pada clock sebesar 3.46 GHz (Intel NetBurst).
Selain itu, kebutuhan akan konsumsi daya juga semakin disempurnakan sehingga processor yang diciptakan hanya memerlukan sedikit daya untuk bisa bekerja secara optimal. Daya listrik yang dibutuhkan oleh generasi P5 adalah sekitar 5.0 Volt, sangat jauh jika dibandingkan dengan generasi Intel Core yang hanya membutuhkan sekitar 1.5 Volt untuk bisa menghasilkan performa yang maksimal.

Pada desain kali ini Core 2 sangat berbeda dengan NetBurst. Pada NetBurst yang diaplikasikan dalam Pentium 4 dan Pentium D, Intel lebih mengedepankan clock speed yang sangat tinggi. Sedangkan pada arsitektur Core 2 yang baru tersebut, Intel lebih menekankan peningkatan dari fitur-fitur dari CPU tersebut, seperti cache size dan jumlah dari core yang ada dalam processor Core 2. Pihak Intel mengklaim, konsumsi daya dari arsitektur yang baru tersebut hanya memerlukan sangat sedikit daya jika dibandingkan dengan jajaran processor Pentium sebelumnya.

Processor Intel Core 2 mempunyai fitur antara lain EM64T, Virtualization Technology, Execute Disable Bit, dan SSE4. Sedangkan, teknologi terbaru yang diusung adalah LaGrande Technology, Enhanced SpeedStep Technology, dan Intel Active Management Technology (iAMT2). Selaim itu Prosesor-prosesor Intel Core 2 Duo memiliki banyak fitur-fitur unik, seperti:

* Intel Dynamic Power Coordination – Mengkoordinasikan transisi-transisi Enhanced Intel SpeedStep® Technology dan tahap manajemen daya idle (C-states) secara independen per inti untuk membantu mengirit daya
* Intel Dynamic Bus Parking – Memungkinkan penghematan daya dan umur batere yang lebih baik dengan memungkinkan chipset untuk menurunkan daya bersama dengan prosesor dalam modus frekuensi rendah
* Enhanced Intel Deeper Sleep dengan Dynamic Cache Sizing – Menghemat daya dengan “menguras” data cache ke memori sistem selama periode ketidak-aktifan untuk menurunkan voltasi prosesor

 
1 Komentar

Ditulis oleh pada 12 Oktober 2010 in Uncategorized

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: